Cisco Network dengan GNS3

Posted on December 12, 2007 
Filed Under Network | Leave a Comment

Setiap akan melakukan implementasi atau instalasi pekerjaan yang berhubungan dengan jaringan, hal yang biasanya saya lakukan adalah mensimulasikan konfigurasi yang saya inginkan tersebut berjalan dengan baik. Dulu sebelum adanya Dynamips Cisco router simulator diatas meja saya selalu ada cable console lengkap dengan usb to serial, tak lupa bawah meja ada beberapa cisco router dan beberapa switch. Namun udah dari 2006 a kemaren saya mulai menyukai Cisco simulator plus Dynagen Sebagai Front end nya .

Tutorial step by step lengkap mengenai Cisco simulator ini dapat dilihat di web nya bang himawan . Secara garis besar langkahnya adalah : install dynagen (bundel dengan dynamips nya), inastall pcap, copy ios nya, dab buat map topologi jaringan nya. Nah Bulan kemaren hasil browsing di forum Hacki ketemu program bundel simulator yang oke banget yaitu GNS3.

Saya install software ini di komputer windows XP dengan memory 2GB dengan processor Pentium Intel Core 2 Dua oke banget, wuss wuss tanpa hambatan… . Dengan GNS3 ini, maka konfigurasi dapat dibuat dalam hitungan menit, bahkan untuk startup-config nya dapat di gonta-ganti dengan mudah. Untuk konfigurasi yang kompleks pun tidak masalah, saya pernah load 16 ios 7200 di komputer ini reposnya masih baik.

oh ya, kalau mau screen shot dari gns3 ini salah satunya (dari web gns3.net):

gns3 screenshot

Silakan dicoba, sangat menarik..

by mbm

Solaris 10: Administrasi zone

Posted on December 12, 2007 
Filed Under Uncategorized | Leave a Comment

t2000Baru saja dapet pinjeman mesin sun T2000, tidak seperti keluarga SunFire seri V yang warnanya dominan ungu, T2000 ini warnanya silver. Fitur yang memudahkan sekaligus meringankan di platform solaris 10 adalah zoning, yang intinya melakukan virtualisasi di level o/s. (di mesin berbasis intel, favorit saya adalah vmware workstation).
Berikut ini panduan singkat administrasi zone.

melihat semua zone yang ada di system:

root@svr# zoneadm list -cv
ID NAME STATUS PATH BRAND IP
0 global running / native shared
3 ieksperimental running /ieksperimental native shared
6 iservices installed /services native shared

ket:
running : sedang hidup / running
installed : sedang down / mati

masuk lewat console zone ieksperimental:

root@svr# zlogin -C ieksperimental
[Connected to zone ‘edieksperimental’ console]
ieksperimental console login: root
Password:
Dec 2 16:41:18 ieksperimental login: ROOT LOGIN /dev/console
Last login: Fri Nov 30 22:15:26 on console
Sun Microsystems Inc. SunOS 5.10 Generic January 2005
#

melihat konfigurasi zone :

root@svr# zonecfg -z ieksperimental info
zonename: ieksperimental
zonepath: /ieksperimental
brand: native
autoboot: true
bootargs:
pool:
limitpriv:
scheduling-class:
ip-type: shared
net:
address: 192.168.0.31
physical: e1000g0

mematikan zone tertentu:

root@svr# zoneadm -z ieksperimental halt

menstart zone :

root@ediwebservice # zoneadm -z ieksperimental boot

mengubah nama zone:

$ zonecfg -z cone3
zonecfg:cone3> set zonename=zone3
zonecfg:zone3> commit
zonecfg:zone3> exit

by mbm

EXP-00079: Data in “blabla” table is protected.
Conventional path may only be exporting partial table

Posted on November 30, 2007 
Filed Under Database | Leave a Comment

Dalam melakukan export data, pesan diatas muncul mungkin salah satunya adanya access control (Fine Grained Access Control) di suatu table, untuk mem by pass fgac bisa dengan cara export lewat user sys.

contoh kasus; mau export seluruh schema untuk user “ccagent12″:

bash-3.00$ exp userid=” ‘/ as sysdba’ ” parfile=parfile.txt

isi dari parfile.txt:

bash-3.00$ more parfile.txt
file=ccagent12.dmp
compress=n
log=ccagent12.log
direct=y
full=n
owner=ccagent12
feedback=10000

by mbm

Call Center Operation: Design, Operation and Maintenance

Posted on November 29, 2007 
Filed Under Uncategorized | Leave a Comment

cco.jpgIya betul, judul diatas adalah judul buku yang saya baca semalam :). pengarangnya Duane Sharp, penerbit Digital Press. Walaupun ini buku lama, tetapi menurut saya cukup bagus sebagai pengantar melihat secara utuh tidak hanya dari sebuah call center.

Buku diatas saya baca versi chm nya yang dapat dicari lewat google. Tidak banyak hal teknis yang dibahas, tetapi malah lebih banyak menyangku sisi non teknis seperti kebutuhan dari sisi SDM, Mengukur kinerja, mempersiapkan pelatihan untuk ‘melayani’ melalui telepon / email / maupun forum di web.

di akhir buku ini diberikan beberapa studi implementasi call center, tapi kurang mendalam hanya sebatas overview.

by mbm

Export di oracle

Posted on November 29, 2007 
Filed Under Database | Leave a Comment

Nemuin kejadian pas mau export seluruh skema user di oracle.

Export done in UTF8 character set and AL16UTF16 NCHAR character set
server uses WE8ISO8859P1 character set (possible charset conversion)

nah pesan diatas akan menyebabkan warning setelah proses di export selesai, padahal setelah di cek semua proses berjalan normal. setelah di cek :

bash-3.00$ echo $NLS_LANG

ternyata belum di set NLS nya. Cek di sisi oracle nya :

SQL> select * from nls_database_parameters where parameter = ‘NLS_CHARACTERSET’;

PARAMETER VALUE
—————————— —————————————-
NLS_CHARACTERSET WE8ISO8859P1

akhirnya di level o/s (kebetulan ini solaris) di set di environment nya:

bash-3.00$ export NLS_LANG=AMERICAN_AMERICA.WE8ISO8859P1

Hasil akhir proses export nya :

Export terminated successfully without warnings.

by mbm